TERUSLAH MENULIS SELAMA KITA MASIH BISA MENULIS

"TERUSLAH MENULIS SELAMA KITA MASIH BISA MENULIS"
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2011

RAMADHAN 3


13124803351332483683
Ilustrasi (istimewa)


Wahai ramadhanku
lumatlah ragaku
dengan sejuknya sahur
dengan panasnya lapar
dengan keringnya dahaga
kebenaran........
agar diri menjadi putih
jiwa terlapis mental
melepas semua noktah hitam


Wahai Ramadhanku
basuhlah hatiku
dengan mata airmu
dengan nikmatnya lapar
dengan nikmatnya dahaga
pahalamu……..
agar semua dosa-dosaku larut
tersapu aliran sungai beningmu
yang penuh dengan cahaya indah
senantiasa mengalir siang dan malam........


(Pondok Petir, 02 Agustus 2011)

Kamis, 29 September 2011

RAMADHAN 2


1312390471321851778
Puisi : Edy Priyatna


Sungguh taman itu telah tiba
dengan pintu gerbang putih
dihiasi bunga-bunga kebajikan
dilindungi hamparan rumput sedekah
dilengkapi kolam ringan tangan pada sesama……..



Sungguh kutelah masuk ke taman itu
paginya disejukkan doa fajar menyingsing
siangnya dihangatkan sinar mentari menahan nafsu
malamnya diterangi rembulan shalat malam
nikmatnya hidup di taman indah segala bulan…………….



(Pondok Petir, 01 Agustus 2011)
Sajak sebelumnya :
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

Senin, 26 September 2011

RAMADHAN


13120483781988227559
Puisi : Edy Priyatna

Malam ini kulihat bulan
walau kadang samar terlihat sinarnya
melengkapi langit berhias bintang
tanda-tanda malam-malam suci tiba
sedang berbaris menunggu giliran
bertemu kembali denganku
membawa catatan-catatan
yang akan dipersembahkan pada-Nya
setiap pagi menjelang……..



Akankah catatan-catatan itu
aku goreskan dengan segenap cinta
dapatkah kumerajut amal soleh

doa dan dzikir
ilmu nan bermanfaat
kitab suci dan sujud
bahagiakan kaum fakir
berbuat baik terhadap sesama
persembahan diriku pada-Nya



Ataukah aku akan alpa
membiarkan malam-malam suci berlalu
sambil mengucurkan air mata
tiada hingga
akibat rasa malu
ketika harus mempersembahkan
catatan-catatan kosong pada-Nya
yang telah banyak memberi……..



(Pondok Petir, 29 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

NAZAR


1311883640550799546
Puisi : Edy Priyatna


Aku mencoba melangkahkan kakiku yang lemah
menuju ke seberang jalan
saat itu aku dalam keadaan sadar
kutahu apa yang kulakukan
takkan mungkin mengulang kembali
kejadian yang membuat dirimu sangat letih
kuingin kau meraih kembali
apa yang telah sirna
kuingin kau bahagia selalu
entah bagaimana caranya
mengobati luka yang amat dalam
Insya Allah ……………………..
jadilah kau sebagai kau, aku sebagai aku
apapun yang terjadi ……………..
kucarikan kau jalan yang lurus
telah tersirat dalam jiwaku selamanya



(Pondok Petir, 28 juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

KENANGAN


13117788171152259071
Puisi : Edy Priyatna

Jabatlah tanganku erat-erat
mungkin ini hanya sekali
hapuslah pula airmata haru
yang terakhir kali …………
walau ada banyak benang-benang
namun hati ini tak dapat diikat
waktu ini hanya sebentar
besok aku akan pergi jauh

mengembara kembali ikuti putaran bumi
melaksanakan jalan hidupku
tak ada niatku untuk menghianati
aku ingin apa adanya
dan berharap kita kan bahagia selamanya……..



(Pondok Petir, 27 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

SAHABAT SEJATI


13116238321887579442
Puisi : Edy Priyatna

Sahabatku, pernahkah kau merenungkan …
kesendirianmu?
kelemahan yang membelenggu jiwamu?
bila belum tak perlu lagi kau lakukan
karena akan sia-sia……..

Sahabatku, pernahkah kau memikirkan…..
kenapa kita harus berjumpa
sekaligus berpisah pada waktu yang sama?
jangan pernah pikirkan
karena pasti kau takkan sanggup……..


Sahabatku, pernahkah kau bermimpi indah
tentang kita…..?
tentang masa depan yang sakinah?
jangan sampai kau terbuai…..
karena hari-hari tidak akan sama
pasti dapat berubah
membuat dirimu kian cerah
demi aku percayalah……..
walau tanpa diriku
sejauh apapun aku darimu
takkan ada yang dapat memisahkan kita



(Pondok Petir, 24 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

KEPADA SANG PEMIMPIN


1311519888213806573

Puisi : Edy Priyatna
Pakaian lengkap berdasi
kendaraan mewah itu pasti
berkerja keras seperti
senantiasa mengabdi sejati
padahal hanya untuk diri
tak banyak yang tahu mengerti………


Sibuk tak berkeringat
gaji besar selalu nikmat
dihormat karena pangkat
selalu senang berserikat
jaminan sepanjang hayat
tapi selalu lupa kepada rakyat……..


Kepada yang rapi lengkap berdasi
bersaing demi sebuah kursi
tak banyak yang tahu mengerti
kepada yang sibuk tak berkeringat
bersaing berpacu kenaikan pangkat
tapi selalu lupa kepada rakyat
adakah mata hati terbuka……..


Ketika rakyat butuh pakaian
ketika rakyat butuh kendaraan
ketika rakyat tahu mengerti
ketika rakyat butuh gaji
ketika rakyat butuh jaminan
ketika rakyat butuh perlindungan
dimanakah kebijaksanaanmu……..


Korupsi makin merajalela
musibah selalu terjadi
pejabat semakin senang
rakyat selalu menderita
sampai kapankah ini akan terjadi……..


Pakaian lengkap berdasi
kendaraan mewah itu pasti
berkerja keras seperti
senantiasa mengabdi sejati
padahal hanya untuk diri
apakah sudah tahu mengerti………


Sibuk tak berkeringat
gaji besar selalu nikmat
dihormat karena pangkat
selalu senang berserikat
jaminan sepanjang hayat
apakah segera ingat kepada rakyat……..


Kepada yang rapi lengkap berdasi
berhentilah berkerja untuk diri sendiri
ingatlah kini sudah banyak yang tahu mengerti
kepada yang sibuk tak berkeringat
berhentilah berkerja mencari harta
ingatlah selalu kepada rakyat
bukalah mata hati……..
marilah kita bersatu……..
berdoa bersama demi kemakmuran negeri……..



(Pondok Petir, 23 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

LUKISAN NEGERI


13113458531215503974

Puisi : Edy Priyatna


Sebuah realisasi kehidupan yang berjalan
suka dan duka
dalam cerah membentang mega kelabu
dalam kegembiraan ada kesusahan
dalam suka terbesit kesengsaraan
tetapi hidup tidak untuk disesali……..


Langit terkadang tak seindah yang terlihat
biru dan hitam
dalam gulungan kerap mangsai
dalam senyum besar para pemimpin
ada tangisan kecil rakyat
saat epidemi tiba dari muka hingga ke batas
saat itu pula penyelewengan naik ke permukaan
hati ini ingin menjerit
jiwa terasa bergejolak
ragapun ingin beranjak
tetapi kaki tidak dapat digeraki……..


Gunung nan selalu ramahpun menjadi murka
sejuk dan membara
dalam gelap tangannya berdarah
dalam menuntut rasa kemanusiaan
penuh perjuangan hidup hingga mati
setiap bala bantuan datang bagi rakyat
setiap itu pula kebahagiaan pemimpin tiba
masuk ke dalam kalbu nan resah
jiwa ingin berontak
mulutpun ingin berteriak
namun lidah ini terasa kelu……..


Hidup kita penuh cita-cita
suka dan duka
kehidupan adalah bangkit
dari putaran dan keterpurukan
betapa beruntungnya kita ini
telah hidup di negeri berdaulat
walau keadilan masih belum begitu dijunjung tinggi……


Enam puluh enam tahun kita belajar hidup
kendati belum maksimal
kesinambungan berjalan perlahan
bertahan dalam damai tanpa perang
negeri sejuk karena kerukunan
menciptakan kebersamaan nan indah
menuju masa depan dengan keihklasan
dalam perlindungan-Nya pada setiap waktu……………..


(Pondok Petir, 21 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

Minggu, 25 September 2011

SAHABATKU




Sahabat yang datang dan pergi dalam terangku
rintikan gerimis deras yang turun
menyirami setiap jengkal tanah lama berdebu
hingga mampu menciptakan taman bunga dedaun
dalam kesucian hati……..



Sahabat yang datang dan pergi dalam terangku
kumpulan air mata air telaga suci
mengalir setiap saat tiada hingga berhenti
melepas rasa dahaga
ke dalam kesegaran jiwa……..



Sahabat yang datang dan pergi dalam terangku
dia tetesan embun
menjatuh basahi kekeringan jiwa
menyuburkan seluruh mahligai sanubari
di dalam kehijauan bumi……..



Kepada para pengembara alam
mampirlah di saungku
kabarkanlah padaku
tentang dirinya



Sahabat yang datang dan pergi dalam terangku
pohon rindang sejuta dahan
melindungi sengatan mentari nan tak tertahan
sampai mampu menyampaikan keteduhan
dalam keindahan
keramaian
kesejukan
kedamaian……..



Sahabat yang datang dan pergi dalam terangku
bintang gemerlap di malam raya
menemani rembulan luka nestapa
menerangi luas hitam semesta
dengan kebersamaan……..



Sahabat yang datang dan pergi dalam terangku
kumpulan mutu manikam
bercahaya indah anugerah hati sang pencipta
mampu menebar pesona jiwa
pada kemuliaan……..



Kepada burung-burung terbang
turunlah di tangkaiku
ceritakanlah padaku
tentang hadirnya
sahabat yang datang dan pergi dalam terangku……..



(Pondok Petir, 19 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

RASA


Saat aku tutup mata
semua terasa sunyi
kelam
kosong
tanpa suara
tenang……..



Namun…
saat aku buka mata
terlihat keramaian,
terang benderang
riuh rendah……..



Tetapi…
belum bersih…
belum dingin…
belum menyenangkan…

Ingin aku tutup mata ini selama mungkin
tetapi aku tak mampu
keramaian itu memanggilku
menarik perhatian……..



Aku hanya bisa mencuci mata
sukma mulai sesak,
hati terasa penat
harap ramai jadi ketenangan……..



Terang benderang penenang kalbu
riuh rendah pendamai jiwa
tidak menjadi pertikaian
tidak pula permusuhan
tetapi persaudaraan……..



(Jakarta, 15 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

KEPADA YOGYAKARTA


1310750979339485993
ilustrasi (istimewa)
Bumi nan mengalir dalam hembusan alam
negeri satria nusantara istimewa
pelepas lelah
penyejuk hati
bagi pendatang
negeri indah nan damai
kota sejuk nan ramai……..

Bumi nan mengalir dalam hembusan alam
kota ramah untuk disinggah
panasnya memberi kehangatan
dinginnya memberi kesejukan
damainya memberi kenikmatan
walau kerap prahara datang
tetap tegar memberi harapan……..

Kota yang telah menyambutku
saat melepas
rindu
di detak jantung
desa rangkat
takkan bisa kulupakan……..



(Pondok Petir, 05 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

Sabtu, 24 September 2011

DOA BUAT SAHABAT


13101308411536498529
Hari ini langit terlihat mendung
udaramu mengabu tanpa cahaya
angin lamban telah mengabarkan duka
mentari telah terselimuti……..

Kalbuku ruah dengan semangat
membumbung ke atas mega
ingin menyentuh jiwamu
agar kamu tak lelap
agar kamu terjaga……..

Ketika hari-harimu genap
diseparuh bentang hidup
suaramu pun terbang jauh..
namun masih terdengar nyata……..

Aku menengadahkan wajah
sambil memanggil namamu
tanpa henti berharap
agar didengarkan……..

Ada rindu buatmu
yang muncul dalam kesunyian
kerap membangunkan jiwa
agar dapat melewati mimpi……..

Tuhanku……
berikanlah dia sinar cahayaMu
berikanlah dia suaraMu
berikanlah dia jalanMu
berikanlah dia nafasMu

Dia yang selalu tersenyum dalam mimpiku……
Buat sahabatku : Aryaning Tyas, semoga cepat sembuh!
(Jakarta, 08 Juni 2011)


AIR MATA


13098919831750921809
Puisi : Edy Priyatna


Aku melihat mata hatimu menangis
ingin rasanya ku membasuh air matamu
agar luka itu kering
agar luka itu sembuh………
sehingga kau bisa melukis pelangi
di ruang kedua matamu
di birunya mata air………….
tanpa air mata lagi
lalu aku hirup mata airmu
hingga kehausan rindu ini tetap tergenangi……..

___________________________________________________

DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

DESA YANG KUDATANGI HARI INI


1309570958142496688
Sawah tak membuat jejak jadi patah
ada saat akan menyatukan renggang
mendekati jarak-jarak
kemudian kembali kita berbincang-bincang
sambil menghirup udara hijau
melepas dahaga mengurai rindu
menyanyikan gita sukma
esokkan masih ada
di desa kecil
nan sejuk
nan damai
nan indah
nan ramai
desa dunia……..


Rupa dan wajahmu
sudah tertanam dihati………



Yogyakarta, 02 Juli 2011
(Edy Priyatna)



___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

PERJALANAN 6


13094948481897238309
ilustrasi (sumber: bebasbanjir2025.wordpress.com)
Kini aku melangkah kembali
ke desa yang pernah aku singgahi
karena kehilangan segala
termasuk kenang-kenangan……..

Cerita dusun hijau
saat pagi menjelang
menyampaikan kabar para petani……..

Aku tetap semangat
setia kembali menyusuri
lekuk tubuhmu
kendati habis asa
sekali jatuh tanpa pergi……..

Karena kau tetap gugusan
tempat rembulan dan bintang
yang hadir setiap waktu
membuatku terjaga
memandang wajah terangmu
menerima segala……..

Walaupun waktu terus belalu
aku tetap melangkah
tanpa bosan
melihat kenangan kian berkesan
pada pagi yang sejuk
pada pagi yang damai
pada pagi yang indah
pada pagi yang ramai……..

Kau tetap desa
dan aku setia
menikmati liku sawahmu
mengecap manisnya tubuhmu
hingga habis waktu……………….

Pondok Petir, 01 Juni 2011
Edy Priyatna



___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

PENYANYI UTHA LIKUMAHUA MENDERITA SERANGAN JANTUNG


Penyanyi senior Utha Likumahuwa telah mengalami serangan jantung pada hari Minggu 26 Juni 2011 lalu, hingga kini masih dirawat di ruang ICU RS Santa Maria, Pekanbaru. Dan dirinya terancam tak bisa bernyanyi lagi karena sakit yang dideritanya itu.
Menurut tim dokter spesialis RS Santa Maria pada hari Selasa 28 Juni 2011, apabila penyembuhan tidak sempurna, maka Utha kemungkinan tak bisa bernyanyi lagi karena telah terjadi gangguan di syaraf pusat bicara yang ada di otak sebelah kiri.
Dr Christ U Rumantir SPs, dokter spesialis syaraf yang merawat Utha di RS Santa Maria tersebut, menjelaskan bahwa penyanyi jazz berdarah Ambon itu ditangani oleh dua dokter spesialis. Mereka telah memberikan penanganan khusus bagi Utha. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan MRI, lanjut Dr. Christ, Utha telah mengalami penyumbatan pembuluh darah di otak sebelah kiri. Hal tersebut berdampak pada kelumpuhan bagian tubuh sebelah kanan dan Utha sampai kini tak bisa berbicara. Pihak RS Santa Maria terus berusaha agar Utha bisa sembuh total dan tak kehilangan suara emasnya. Kemungkinan sembuh total sekarang masih 50-50.
1309291125307544958
Utha Likumahuwa (foto : Ricky Manurung)
Sementara dokter spesialis penyakit dalam Dr. Juwanto SpPd mengatakan, kemungkinan Utha sebelumnya sempat mengalami kelelahan yang mengakibatkan kadar gulanya melampaui batas. Apalagi, Utha juga memiliki riwayat penyakit diabetes. Menurutnya, kadar gula darah Utha kini mencapai 150 sampai 200 dan tensi darah 110/90. Selain itu, ia juga mengalami gangguan pada jantungnya. Namun kondisi jantungnya masih bisa terkontrol.
Diharapkan Utha, pelantun lagu “Esok Kan Masih Ada” itu. dapat segera membaik. Semoga dia dapat disembuhkan dari penyakitnya.-
*(Sumber dari berbagai media)

SAJAK BUAT NUNIL


Birunya langit cerahnya sinar mentari
putihnya mega sejuknya semilir bayu
saat ini………………………
telah membukakan mataku
melihat keikhlasan hatimu
ketulusan cinta suci murnimu
yang akan terkenang selama-lamanya
hingga ajal datang menjemput……..



(Edy Priyatna)

___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

KASIH


Gempa jiwaku yang telah kau rasakan
selama ini ….
adalah getaran hati kecil yang selalu merindu
dikala senja menjelang
tak mungkin bisa kau tepis
jangan coba memaksaku untuk melupakanmu
maafkan aku ……

(Edy nawir)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

AKHIR


1309021424474780254
sumber : dropsayy.blogspot.com
Jasad tualangpun pasti remuk
juga ruh yang malang
pasti lumat……..
bila telunjukMu sudah memerah

Entah kapan…….
Yang kuharap
janganlah terbujur di sini…………….

(Edy Nawir)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

AKUPUN TURUT


1308943119556064368


















Bumi yang menua
dan hembusan anginmu
setengah fana…
kembali kuketuk angkasa
tanganmu padaku meraba jiwa
mega yang pucat, begitu reda hujan
dan bulan bergerak perlahan
pada untaian kabut sinarmu hilang …..

Akupun turut
seperti lampu mengiringi bayang-bayang padam



(Edy Priyatna)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128