TERUSLAH MENULIS SELAMA KITA MASIH BISA MENULIS

"TERUSLAH MENULIS SELAMA KITA MASIH BISA MENULIS"

Senin, 26 September 2011

PERTEMUAN KOMPASIANA DI PGC LANTAI 3A, MENGGUGAH SEMANGAT


Pada hari Jumat tanggal 29 Juli 2011 yang lalu, atas prakarsa Bapak Thamrin telah diadakan pertemuan antar kompasianer atau kopdar dalam rangka silaturahmi menjelang memasuki bulan ramadhan. Saya sendiri dapat hadir pada pertemuan tersebut karena undangan Pak Thamrin via inbox Kompasiana pada tanggal 28 Juli 2011. Tetapi sebelumnya saya sempat khawatir tidak dapat menghadirinya karena jadwal rutin saya bekerja, disamping itu memang pemberitahuannya agak mendadak. Namun karena saya menganggap pertemuan tersebut sebuah kesempatan yang langka dan perlu didatangi, maka saya berusaha untuk mendapatkan ijin. Alhamdulillah, setelah shalat Jumat akhirnya saya baru mendapatkan ijin itu dan langsung konfirmasi kepada Pak Thamrin. Manstaf!
Tepat jam 15.35 wib. saya berangkat dari Tangerang (tempat saya bekerja) menuju ke Pusat Grosir Cililitan (PGC) – Cililitan Jakarta Timur. Alhamdulillah tanpa halangan yang berarti akhirnya saya tiba di PGC sekitar pukul 16.20 wib. Kemudian sesuai dengan undangan bahwa lokasinya pertemuan di PGC Cililitan Food Court lantai 4, maka langsung saya mencari lokasi tersebut namun ternyata lantai 4 di PGC adalah lantai 3A.
13122131381949555492
Kopdar Kompasianer (foto : Istimewa)
Pak Thamrin adalah kompasianer pertama yang saya temui, lalu saya diperkenalkan kepada yang telah hadir lebih dahulu yaitu : Ulihape, Yusep Hendarsyah, Mas Dian Kelana, Sutan Pangeran, Shulhan Rumaru, Arifin Basyir dan obi. Tak lama kemudian datang Babeh Helmi, lalu disusul Kong Ragile hingga waktu selepas magrib. Setelah semua shalat Magrib di lantai tujuh secara bergantian, akhirnya yang lainpun telah berdatangan, Mbak Lina, Yulia Rahmawati, Iswanti Ajah, Achsin El-Qudsy, Sri Wahyuni, Pak Tua Pasaribu, Prof Nur Tjahjadi dan Istrinya, mbak Sri Astuti dan yang terakhir Pak Reflusmen.
1312215753809059057
Pertemuan warga kompasiana tersebut akhirnya telah dihadiri oleh dua puluh satu kompasianer yang datang dari Jabodetabek. Acara dibuka oleh Babeh Helmi, kemudian Pak Thamrin selaku pemerakarsa peretemuan ini memberikan sambut sepatah dua patah kata. Menurut beliau acara ini adalah dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang tinggal dua hari lagi dan juga dalam rangka ulang tahun Pak Thamrin (katanya sih sudah lewat yaitu tanggal 27 Juli). Semangat Ulang Tahun! (lihat postingan Pak Thamrin : Indahnya Kopdaran Kompasiana Menjelang Ramadhan )
13122142111895041976
Pada kesempatan itu Kong Ragile (warga Kenthir) juga diberi waktu untuk menyampaikan kata-kata sambutan, namun akhirnya digantikan oleh Sutan Pangeran. Bahwa pada dasarnya mereka berdua sangat suka sekali dengan adanya pertemuan seperti ini atau kopdar kompasianer. Karena setelah saling bertatap muka kita bisa saling sharing serta paling tidak selalu memberikan semangat untuk menulis di Kompasiana dan diharapkan pertemuan ini menjadi berkelanjutan dengan pertemuaan-pertemuan lainnya.
Lalu sayapun sebagai wakil dari ‘Desa Rangkat’ angkat berdiri memberikan sedikit kata-kata sebelumnya mbak Ulihape dan Yusep menanyakannya. ‘Desa Rangkat’ adalah wadah komunitas warga Kompasiana dalam menuangkan segala ide dan imajinasi kreatif akan sebuah desa yang tumbuh kembang bersama rasa Toleransi, Kesamaan, Persaudaraan dan Persahabatan juga rasa Kekeluargaan yang dijunjung tinggi. ‘Desa Rangkat’ merupakan desa yang dibangun dan dibesarkan melalui hati dan rasa dengan prinsip Diskusi Elok Sarat Asah-asih-asuh dalam meRANGkai KATa.
1312218433565107603
Pertemuan ‘Desa Rangkat’ pada tanggal 02 dan 03 Juli 2011 yang lalu di Yogyakarta telah cukup sukses ( lihat tulisan saya : Pertemuan ‘Desa Rangkat’ di Ganjuran Telah Mengagumkan Para Kompasianer ). Sesuai kesepakatan warga ‘Desa Rangkat’ bahwa InsyaAllah pada tanggal 21, 22 dan 23 Oktober 2011 mendatang ‘Desa Rangkat’ akan mengadakan pertemuan yang kedua dalam rangka Ulang Tahun Desa Rangkat yang Pertama. Lalu pada kesempatan itu pula saya atas nama ‘Desa Rangkat’ selaku RW Rangkat, mengundang kepada para hadirin dan para kompasianer untuk berkenan hadir pada pertemuan tersebut.
Kemudian mengenai keberadaan ‘Desa Rangkat’ sebagai komunitas kompasianer, Mas Yayok selaku Kades Rangkat pernah menjelaskan pada tanggal 13 April 2011 lalu di Surabaya, bahwa Desa Rangkat di Kompasiana.com, diawali oleh keresahan pertentangan di rubrik agama, dan sentuhan persaudaraan dalam komentar yang ditangkap oleh Mommy, maka terbangunglah Desa Rangkat adalah Diskusi Elok Sarat Asah-asih-asuh dalam meRANGkai KATa di kompasiana.com baik berupa tulisan, komentar atau tanggapan dari komentar. Dengan kata lain, Desa Rangkat adalah penjabaran dari Sharing and Connectingnya kompasianadotcom. Mas Iskandarjet, selaku admin pada kesempatan terakhir saat berpamitan, menitipkan salam untuk semua warga Desa Rangkat.
13122145231335768969
Lalu menurut Prof Nur Tjahjadi, bahwa dia menyambut baik acara kopdar ini. Kopdar yang tujuannya mempererat persaudaraan di antara penulis/pembaca kompasiana di seantero Indonesia bahkan juga luar negeri seperti Malaysia, Negara-negara Timur Tengah, hingga benua Eropa, Amerika dan Australia. Komunikasi di dunia maya memang terkadang terjadi gesekan-gesekan yang tak dapat dihindarkan, tetapi dengan adanya kopdar, ketegangan yang sering muncul dapat dieliminir. (lihat tulisan Prof Nur Tjahjadi : Kompasianers Bermaafan Sebelum Puasa di PGC )
Dalam acara itu masing-masing kompasianer memperkenalkan diri. Ada juga yang bercerita mengaku tak pernah baca tulisan orang lain di kompasiana, tapi cuma sempat menulis, terus ditinggal pergi. Ada juga yang senangnya cuma komentar saja. Ada yang tulisannya sudah banyak, dan ada juga yang kadang yang belum berani menulis. Seru juga tuh!
Tak ketinggalan Pak Tua Pasaribu (yang sebelumnya sempat ragu ketika masuk ke area food court, tetapi akhirnya yakin setelah bertemu dengan pak Thamrin), dalam sambutan mengatakan bahwa pertemuan ini sangat positif sekali dan berharap pertemuan ini tidak hanya kali ini saja, tapi harus ada kelanjutannya.
1312215178221453310
Mas Dian Kelana, mengatakan bahwa ia sangat suka acara pertemuan ini sehingga berusaha untuk mengabadikannya secara detail. Tentunya akan melaporkan secara detail pula acara kopdaran ini (lihat liputan Mas Dian Kelana : Kopdar PGC: Ketika Ramadhan Datang, Semoga Kita Dalam Keadaan Suci )
Kemudian Babeh sempat menjelaskan tentang pertemuan kompasianer yang paling berkesan selama ini adalah Pertemuan Desa Rangkat pada awal bulan Juli lalu. Pertemuan ‘Desa Rangkat’ pada tanggal 02 dan 03 Juli 2011 yang lalu itu telah dihadiri oleh dua puluh sembilan warga dari berbagai daerah antara lain dari Jakarta, Depok, Bekasi, Bandung, Semarang, Klaten, Temanggung, Situbondo, Jember, Surabaya, Palembang, Makassar, Gorontalo, Menado dan tuan rumah DI Yogyakarta. Dalam pertemuan itu telah dilakukan silaturahmi antar warga, diskusi pengalaman penulis, pesan dan kesan komunitas desa rangkat dan sharing dengan komunitas ‘Canting’ DI Yogyakarta serta bakti sosial ke panti asuhan Santa Maria, Ganjuran, Bantul, DI Yogyakarta. Yang paling menarik justru proses kedatangan para warga itun sendiri, yang jauh dari Menado, Makasar, Palembang dan Depok. Ada yang menggunakan pesawat terbang dan ada yang membawa kendaraan sendiri untuk samapai di tempat pertemuan. Dalam pertemuan itu hampir seluruh warga desa rangkat menyatakan kegembiraannya dengan ungkapan kata bahagia yang kerap selalu terlontar dari obrolan-obrolan diantara mereka.
13122182431681732448
Babeh Helmi juga mengharapkan agar kopdar jangan hanya sekadar makan-makan terus tak ada kelanjutannya. Tapi akan muncul ide-ide baru seperti tulisan-tulisan berseri yang ada di ‘Desa Rangkat’. Lalu ia juga menyatakan bahwa kompasiana akan mengadakan acara halal bi halal.
Akhirnya sebelum ditutup acara kopdar atau pertemuan Kompasianer dalam rangka menyambut Ramadhan, Pak Reflusmen berkenan memberikan kata-kata bahwa beliau sangat mendukung adanya acara ini, sama seperti rekan lainnya mengaharapkan aka nada lagi pertemuan yang seperti ini.
Acara tersebut akhirnya ditutup pukul 20.30 wib. oleh Sdr, Achsin El-Qudsy dengan sama-sama membaca Alhamdulillahirobbilalamin………..
1312218518717982918
Yang berdiri dari kiri ke kanan : Kong Ragile, Pak Reflusmen, Pak Thamrin, Pak Tua Pasaribu, Prof Nur Tjahjadi, Yusep Hendarsyah, Sutan Pangeran, Edy Priyatna, Shulhan Rumaru, Achsin El-Qudsy, Obi, Babeh Helmi, Arifin Basyir, Mas Dian Kelana.
Yang duduk dari kiri kekanan : Iswanti Ajah, Sri Wahyuni, mbak Sri Astuti, mbak anu, Ulihape, Lina (Bunda Istvan), Yulia Rahmawati.

Puisi : Edy Priyatna

PERTEMUAN HARI INI

Pertemuan hari ini
telah menyejukkan kalbu
melalukan rasa cemasku
menyirnakan sedihku
menghilangkan dahaga sukma
obat istimewaku…..
Pertemuan hari ini
telah menjelma menjadi puisi
melegakan rasaku
membintangi jiwaku
mencairkan kebekuan hati
gugah semangatku….….


(Desa Rangkat, 29 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

PRODUK INDONESIA MASUK HARRODS DEPARTEMENT STORE, LONDON


Dalam rangka promosi mulai 31 Juli-27 Agustus 2011, berbagai produk Indonesia telah masuk ‘departement store’ terkemuka di Inggris, Harrods, London. Menurut Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, di Jakarta, hari Minggu 31 Juli 2011, mengatakan bahwa produk Indonesia yang diperjual-belikan di Harrods merupakan produk berkualitas tinggi, sesuai dengan tema pameran ‘Remarkable Indonesia’.
13121449791782106469
Harrods - London (foto: wayfaring.info)
Jika kita melakukan promosi dan penjualan produk di Harrods, ini berarti kita bukan hanya merambah Inggris dan Eropa, namun telah merambah dunia. Karena Toko terbesar itu dikunjungi lebih dari 13 juta pengunjung per tahun baik dari Inggris maupun turis mancanegara.
Dalam pameran tersebut Indonesia menampilkan produk yang sudah diseleksi yaitu mebel dari rotan, kerajinan tangan berupa keramik, barang pecah belah, kerajinan tembaga dan aluminium, kipas, kerajinan kayu, wayang, natural goni, serta perhiasan berbasis mutiara dan perak.
Disamping itu, juga dipamerkan produk fesyen yang terdiri dari syal, tas, baju, selendang batik, legging lycra, sarung batik indigo, kain yang dicelup, batik, dan pakaian, serta kertas daur ulang, dekorasi rumah, alat tulis, perlengkapan makan, lampu, dan perabotan lainnya. Produk-produk tersebut dipilih berdasarkan kategori natural, ‘renewable’ dan ‘recycle’.
Pada pameran tersebut juga dipromosikan kuliner Indonesia seperti nasi goreng, sate lilit, dan kopi tubruk. Kuliner Indonesia sudah sepantasnya dikenalkan secara lebih agresif dan intensif karena kekayaan dan cita rasa yang sangat khas. Diplomasi kuliner sangat tepat untuk dimulai sekarang sehingga dapat merambah ke diplomasi lainnya.
Mendag dalam kesempatan itu juga memimpin pertemuan dengan pebisnis kedua negara. Dari Indonesia diikuti oleh, BNI (perbankan), PT Musim Mas (chemical & biodiesel), Asia Pulp and Paper (pulp dan kertas), PT Gajah Tunggal (ban), PT Timah (timah), PT. Sekar Laut (makanan olahan), PT Dewhirst Indonesia (produk pakaian), UC Silver Jewelry. Inggris merupakan salah satu negara tujuan ekspor nonmigas Indonesia. Selama 2006-2010, nilai ekspor Indonesia ke negara itu tumbuh rata 3,24 persen dan ekspor pada 2010 mencapai 1,69 miliar dolar AS.-

KEGIATAN 'MARHABAN YA RAMADHAN' DI YOGYAKARTA


Kegiatan Kampung Ramadhan Jogokaryan, Yogyakarta, kini semakin menguatkan citra kampung itu sebagai objek wisata religi. Parade bedug keliling Kota Yogyakarta, pada hari Sabtu 30 Juli kemarin, mengawali dimulainya kegiatan Kampung Ramadhan Jogokaryan Ke-7 yang akan menampilkan sejumlah aktivitas selama satu bulan penuh untuk mengisi bulan puasa.
Mobil-mobil bak terbuka berisi bedug berukuran besar dan berbagai alat musik lainnya seperti drum dan gamelan yang ditabuh “Bregada Bedug Jogokaryan”, menyemarakkan parade menyambut Ramadhan tersebut.Ratusan warga kampung juga turut mengiringi parade itu dengan mengendarai mobil pribadi serta sepeda motor.
13121224281955580113
Ilustrasi (istimewa)
Sebuah kegiatan yang sudah menjadi tradisi Kampung itu sejak tahun 2005, pada tahun ini telah menyiapkan sejumlah kegiatan dalam Kampung Ramadhan Jogokaryan di antaranya pasar sore di sepanjang Jalan Jogokaryan yang menjajakan aneka makanan dan minuman, pakaian, souvenir, pernak-pernik Islami, yang menampilkan berbagai potensi ekonomi warga. Selain itu, akan digelar pula lesehan sore yaitu buka puasa yang dikemas dengan berbagai acara menarik seperti “tausyiah humor” dan dongeng anak.
Lalu ada juga “Angkringan Ramadhan”, sebuah pengajian humor, tabligh dan konser kemerdekaan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang kebetulan jatuh pada bulan puasa.
Selama bulan puasa, takmir masjid juga akan memberikan subsidi sahur bagi warga yang memerlukan, serta menyediakan buka puasa. Khusus untuk buka puasa, akan disediakan sekitar 1.000 porsi setiap harinya yang berbentuk nasi beserta lauk pauk dan minumannya yang akan dimasak oleh ibu-ibu dasawisma di kampung itu.
Sementara itu, Ketua Panitia Kampung Ramadhan Krisna Yuniar mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan aktualisasi Masjid Jogokaryan untuk menghidupkan dan menghadirkan Ramadhan dengan nuasan khas, rekreatif sekaligus menghibur namun tidak mengurangi muatan dan kesuciannya.
Diharapkan Ramadhan sebagai bulan yang mulia dapat hadir di hati masyarakat dan disambut dengan penuh suka cita sehingga mampu meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas masyarakat secara luas.
Menurut Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto yang membuka kegiatan itu mengatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi bukti bahwa masyarakat di wilayah setempat mampu berdaya, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini sesuai dengan gerakan semangat gotong royong `agawe majune Ngayogyakarta (Segoro Amarto)` yang dicanangkan beberapa waktu lalu untuk mengentaskan kemiskinan. Disamping itu Walikota berharap agar masjid bisa menjadi bagian dari pencerahan masyarakat.
Ini adalah salah satu kegiatan kreatif setiap bulan Ramadhan yang sudah menjadi tradisi lingkungan daerah-daerah di Indonesia. Mudah-mudahan kegiatan tersebut tidak mengurangi kekhusu’an dalam menunaikan ibadah puasa.-
Marhaban Ya Ramadhan
Maaf Lahir dan Bathin
Semangat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1432 H.

INDONESIA BERPELUANG MAJU KE BABAK KEMPAT!


Indonesia masuk group E bersama, Iran, Qatar dan Bahrain sesuai hasil undian Piala Dunia 2014 bagi zona Asia yang dilakukan di Rio de Janeiro, Brazil, pada hari Sabtu 30 Juli 2011 waktu setempat, atau Minggu WIB. Adapun hasil undian tersebut sebagai berikut:
Grup A: China, Jordania, Irak, Singapura
Grup B: Korea Selatan, Kuwait, Uni Emirat Arab, Lebanon
Grup C: Jepang, Uzbekistan, Suriah, Korea Utara
Grup D: Australia, Saudi Arabia, Oman, Thailand
Grup E: Iran, Qatar, Bahrain, Indonesia.
Semua pertandingan tersebut akan dimainkan antara tanggal 2 September 2011 dan 29 Februari 2012. Dua tim juara dari masing-masing grup itu akan maju ke babak berikutnya yang terdiri dari dua grup dengan masing-masing beranggotakan lima tim. Dan dua tim teratas dari dua grup tersebut akan maju ke putaran final Piala Dunia. Sedangkan tim yang berada di tempat ketiga dari kedua grup itu akan berhadapan dengan tim tempat kelima dari zona Amerika Selatan di pertandingan play off.
Peluang Indonesia cukup besar berada di group E tersebut,mengingat timnas pernah mengalahkan Qatar dan Bahrain, namun belum pernah bertemu Iran. Jika saja timnas dapat mengatasi Qatar dan Bahrain, maka bukan tidak mungkin Indonesia berpeluang untuk maju ke babak berikutnya atau babak keempat.
Pada babak keempat juga masih berformat grup, namun hanya akan ada dua grup yang diisi oleh masing-masing lima negara. Dua peringkat teratas babak keempat otomatis akan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil. Peringkat ketiga dari dua grup tersebut akan diadu. Pemenang laga tersebut akan bertarung pada babak play-off melawan salah satu diantara wakil dari zona CONCACAF, CONMEBOL ataupun Oseania untuk menentukan tiket terakhir menuju Piala Dunia Brasil 2014.
Pertandingan pertama babak ketiga Pra Piala Dunia 2014 itu akan digelar pada tanggal 02 September 2011, Indonesia bertandang ke Iran. Lalu tanggal 6 September 2011, Timnas akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pada tanggal 11 Oktober 2011, menjamu Qatar. Sebulan kemudian tanggal 11 November 2011 bertandang ke Qatar. Selanjutnya pada tanggal 15 November 2011, Indonesia akan menjamu Iran sebelum akhirnya bertandang ke Bahrain pada tanggal 29 Februari 2012.
13131844551197115576
Timnas (foto Istimewa)
Indonesia sudah membuat dua prestasi (lihat catatan saya: Prestasi Indonesia Pertama Membanggakan PSSI Djohar Arifin dan Prestasi Indonesia Kedua ). Apakah Indonesia dapat membuat prestasi yang ketiga kalinya? Mari kita ikuti bersama-sama dan jangan lupa untuk mendoakannya. Karena ini sebuah kesempatan lagi bagi timnas untuk melakukan kolaborasi yang membanggakan bangsa dan Negara. Semoga pada kesempatan yang baik ini timnas dapat menorehkan prestasi yang gemilang ! Kami semua akan selalu memberikan semangat untuk maju! Berjuanglah dan tunjukkan kemampuan itu apapun hasilnya Garuda akan tetap di dadamu!
*(Sumber dari berbagai media)

RAMADHAN


13120483781988227559
Puisi : Edy Priyatna

Malam ini kulihat bulan
walau kadang samar terlihat sinarnya
melengkapi langit berhias bintang
tanda-tanda malam-malam suci tiba
sedang berbaris menunggu giliran
bertemu kembali denganku
membawa catatan-catatan
yang akan dipersembahkan pada-Nya
setiap pagi menjelang……..



Akankah catatan-catatan itu
aku goreskan dengan segenap cinta
dapatkah kumerajut amal soleh

doa dan dzikir
ilmu nan bermanfaat
kitab suci dan sujud
bahagiakan kaum fakir
berbuat baik terhadap sesama
persembahan diriku pada-Nya



Ataukah aku akan alpa
membiarkan malam-malam suci berlalu
sambil mengucurkan air mata
tiada hingga
akibat rasa malu
ketika harus mempersembahkan
catatan-catatan kosong pada-Nya
yang telah banyak memberi……..



(Pondok Petir, 29 Juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128

GREEN BUSINESS CENTRE KERJASAMA INDONESIA DAN KOREA SELATAN TELAH DIRESMIKAN


Green Business Center (GBC) atas kerjasama Indonesia dan Korea Selatan telah diresmikan di Jakarta, pada hari Jumat 29 Juli 2011. Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat mendirikan Green Business Center (GBC) sebagai bentuk pelaksanaan kerja sama pengembangan koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berbasis eco-green yang ramah lingkungan.
Menurut Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, setelah peresmian mengatakan bahwa pengembangan GBC merupakan bentuk pelaksanaan tindak lanjut antara Kementerian Koperasi dan UKM RI dan Small and Medium Business Administration of The Republic of Korea. Lokasi pengembangan GBC adalah di SME Tower, Gedung Utama Lantai 6 Jl. Gatot Subroto Kav 94 Jakarta. GBC merupakan inkubator untuk meningkatkan dan memperkuat kerja sama dalam bidang perkembangan industri berbasis teknologi hijau bagi koperasi dan UKM.
Saat ini ada 13 penyewa yang bergabung dalam GBC yaitu 10 penyewa dari pengusaha Korea dan tiga penyewa dari pengusaha Indonesia. Diharapkan kedepannya GBC dapat menjadi pusat pengembangan kewirausahaan, transfer teknologi terutama teknologi yang berwawasan lingkungan, serta dapat semakin mendorong kemitraan usaha antara UKM Indonesia dengan UKM Korea.
1312010127572695472
Ilustrasi (istimewa)
Administrator of Small and Medium Business Administration of the Republic of Korea, Kim Dong-Sun, mengatakan, bahwa GBC akan menjadi salah satu lembaga yang mendorong pengembangan industri UKM yang ramah lingkungan di Indonesia. Menurutnya, Korea Selatan memiliki teknologi hijau yang siap diimplementasikan dan Indonesia memiliki aset sumber daya alam yang begitu beragam. Untuk itu diharapkan keberadaan GBC akan mendorong terjadinya transfer teknologi kepada pihak Indonesia dalam pengembangan industri UKM yang lebih ramah lingkungan.
Kemitraan usaha antara UKM Indonesia dengan pengusaha Korea Selatan kini sudah semakin berkembang khususnya dalam industri ramah lingkungan. Dalam kerja sama tersebut, Korea Selatan telah siap bertukar pengalaman tentang pengembangan program dan kebijakan dalam memberdayakan industri ramah lingkungan di kalangan UKM. Mudah-mudahan kerjasama itu akan berjalan dengan baik sehingga alih teknologi dapat segera diserap dan diterapkan ke seluruh Indonesia.-
(Sumber dari berbagai media)

NAZAR


1311883640550799546
Puisi : Edy Priyatna


Aku mencoba melangkahkan kakiku yang lemah
menuju ke seberang jalan
saat itu aku dalam keadaan sadar
kutahu apa yang kulakukan
takkan mungkin mengulang kembali
kejadian yang membuat dirimu sangat letih
kuingin kau meraih kembali
apa yang telah sirna
kuingin kau bahagia selalu
entah bagaimana caranya
mengobati luka yang amat dalam
Insya Allah ……………………..
jadilah kau sebagai kau, aku sebagai aku
apapun yang terjadi ……………..
kucarikan kau jalan yang lurus
telah tersirat dalam jiwaku selamanya



(Pondok Petir, 28 juli 2011)
___________________________________________________
DESA RANGKAT  menawarkan kesederhanaan cinta untuk anda,  datang, bergabung  dan berinteraksilah bersama kami (Klik logo kami)
13013791301221151128